Pada kesempatan kali ini, saya akan mencoba mereview beberapa film yang pernah saya tonton dalam beberapa tahun kebelakang mulai dari film indonesia maupun luar negeri. Review ini berdasarkan opini penulis dari sudut pandang penonton dalam menonton sebuah film. Berikut ini beberapa film yang coba saya review
1. Gundala
Gundala merupakan film yang berasal dari Indonesia yang bertema pahlawan (superhero). Film ini merupakan film pertama dari jagat sinema bumilangit atau bisa juga disebut dengan Bumilangit Cinematic Universe (BCU) dimana film ini menjadi salah satu pembuka dari beberapa film yang sudah direncanakan oleh Bumilangit Studios untuk membuat universe tersendiri yang berisi pahlawan-pahlawan dari Indonesia di masa lalu.
Film Gundala sebagai pembuka dari jagat sinema bumilangit, menurut saya sudah sangat baik bagi kemajuan perfilman Indonesia khususnya superhero dari segi kualitas, meskipun terkendala dengan budget karena film bertema superhero rata-rata membutuhkan budget yang lebih besar. Dari segi alur cerita film gundala sudah cukup baik, meskipun ada beberapa plot hole atau alur yang kosong sehingga membuat film menjadi tidak terfokus pada karakter gundala. Sehingga karakter gundala disini menurut saya masih kurang, karena film ini terlalu banyak cameo untuk film-film berikutnya sehingga karakter gundala sedikit kurang tereksplor. Untuk action dalam film ini saya sangat suka terutama pada adegan fighting di setiap film, memang film indonesia dari dulu mempunyai adegan fighting yang bagus.
Film Gundala menjadi pembuka bagi film superhero di indonesia untuk dapat dibuat kedalam film, tidak hanya superhero dari luar. Saya sebagai penikmat film superhero sangat senang dan menyambut baik adanya film superhero dari Indonesia agar kita semua tahu kalau indonesia juga punya pahlawan-pahlawan yang mempunyai kekuatan unik juga.
2. Pengabdi Setan
Film Pengabdi Setan rilis pada tahun 2017 yang disutradarai oleh Joko Anwar. Film ini merupakan remake dari film sebelumya yang bergenre horror dengan judul yang sama pada tahun 1980. Menurut saya film ini merupakan salah satu horror terbaik di indonesia yang pernah saya tonton, bagaimana tidak sepanjang film saya dibuat takut dan kaget. Dari segi alur cerita, film ini mempunyai cerita yang kuat dan baik dalam membangun emosi dan ketakutan penonton sepanjang film, meskipun ada beberapa jumpscare yang memang mudah ketebak, namun baru pertama kali saya menonton film horror takut karena musik dan pengambilan angle kamera yang bagus, mirip seperti film horror luar negeri. Memang film ini tidak menunjukkan banyak jumpscare disepanjang film, namun suasana, musik, dan setting latar sangat mendukung dalam membuat emosi dan ketakutan penonton semakin meningkat. Untuk aktor dan aktris menurut saya mereka sudah memerankan dengan baik.
Terlepas dari kekurangan dan kelebihan, film pengabdi setan ini membuat suatu kemajuan bagi film horror indonesia dalam menaikkan kualitasnya, karena seperti yang kita tahu, film indonesia identik dengan horror. Namun film horror yang berkualitas bagus tidak terlalu banyak. Maka dari itu saya berharap untuk kedepannya film horror indonesia bisa lebih baik dari segi cerita, kualitas, dll.
3. Alita : Battle Angel
Film Alita Battle Angel dirilis pada tahun 2019, film ini diadaptasi dari live action dari manga Yukito Kishiro, dan ditulis serta diproduksi oleh James Cameron. Film ini berlatar pada abad ke-26 dimana teknologi sudah sangat canggih dan berpusat dengan cyborg (manusia robot). Dari segi cerita menurut saya, film ini memiliki alur yang baik dan enak dinikmati seperti film action dan adventure lainnya. Salah satu yang menarik perhatian saya sepanjang film ini yaitu efek visual dan CGI yang keren banget beda dari film action biasanya, serta action dan adegan fightingnya gak diragukan lagi keren banget. Mungkin film ini akan dibuat sekuel maupun triloginya karena ending yang masih belum selesai.
Jikalau memang film Alita Battle Angel akan dibuat sekuelnya pasti saya akan menonton lagi untuk menyaksikan kelanjutan dari perjalanan Alita serta efek visual dan CGI yang semakin keren tentu alur cerita yang lebih seru dan menegangkan seperti film pertamanya.
4. X-Men Dark Phoenix
Film X-Men Dark Phoenix rilis pada tahun 2019, film ini merupakan film penutup dari seri X-Men yang dibuat oleh 20th Century Fox, lalu franchise X-Men dan Fantastic Four diakuisisi oleh Disney. Film ini disutradarai oleh Simon Kinberg. Dari segi cerita menurut saya, film ini memiliki alur cerita sedikit lambat sehingga membuat saya ketika menonton sedikit bosan. Namun cerita dari film ini masih bisa dinikmati meskipun kurang tersampainya emosi dari beberapa adegan, selain itu screentime masing-masing pemeran film ini juga kurang bagus baik dari segi villain (penjahat) dan superhero seperti quicksilver. Terlepas dari beberapa kekurangan, film ini menyajikan aksi yang sangat menghibur dari masing-masing mutan, apalagi pada saat adegan di kereta itu merupakan aksi yang terbaik di film ini.
Dengan diakuisisinya franchise X-Men dan Fantastic Four oleh Disney. Saya berharap kedepannya franchise ini bisa lebih baik dalam membuat film X-Men dan Fantastic Four, karena saya salah satu penggemar favorit film X-Men.
Itu dia beberapa film yang coba saya review, film-film tersebut merupakan favorit saya dari banyak film yang ada.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar